Friday, December 5, 2008

Ulat Buku Atau Buku Berulat(ii)

Belum sempat menelaah buku Travelog Dakwah-Meniti Hari Esok. Yang pasti melihat pada tajuknya saja saya percaya penulisnya Prof Dr, Muhd. Kamil Ibrahim sekali lagi meluahkan segunung pengalaman perjalanan diri menuju mardhatillah. Saya juga percaya ramai yang memiliki pengalaman persis Profesor muda ini namun tiada kesempatan untuk dimuntahkan pada penulisan buat dijadikan tatapan umum. Apapun meremang juga bulu roma ketika membaca karya pertama beliau Travelog Haji-Mengubah Sempadan Iman. Ia memperlihatkan keajaiban yang dianugerahkan Allah SWT kepada mahkluknya guna mencari mutiara dari lembah kehidupan yang penuh noda dan dosa ini.

Teringat pula pada pengalaman sewaktu mengerjakan ibadah haji sambil menjalankan tugas melapor perjalanan ibadah haji untuk Radio 1 pada tahun 1999. Seperti bermimpi rasanya apabila dimaklumkan yang saya terpilih untuk memikul tanggungjawab membuat laporan haji tahun berkenaan bersama Haji Hussien Ibrahim.

Resah dalam takjub. Itulah perasaan pada ketika itu. Namun atas semangat yang disuntik oleh keluarga dan teman-teman sekerja, saya menyahut seruan untuk melakukan tugas berat itu sekaligus menyahut lambaian Ilahi.

Pendekkan cerita melakukan tugas rasmi memang tidak sama dengan seratus peratus ke Mekah dengan tujuan menunakan haji. Dua dalam satu. Namun atas kehendak Allah SWT saya mampu dan berjaya melaksanakannya. Tahun 1999 memang penuh kenangan yang teguh terpahat dalam kotak ingatan.

Kepada kesemua bakal haji yang kini sedang berbondong-bondong ke Makkah Al Mukarramah, semoga kehadiran kalian sebagai tetamu Ilahi menjadi pembersih jiwa yang paling ampuh untuk pulang ke tanahair InsyaAllah persis bayi yang baru lahir.

No comments: